Belajar tak mengenal waktu dan tempat

Monday, 11 November 2013

Memanfaatkan lahan sempit di rumah untuk berkebun

          Bagi sebagian besar kita yang memiliki lahan sempit apalagi tinggal di Perumahan, tentunya tidak mau sejengkal tanah pun tidak termanfaatkan. Rugi jika hanya ditanami rumput saja atau malah dibiarkan tidak tertata rapi dan dikelola dengan baik. dan tentunya kalau dikelola dengan baik selain buat olahraga, juga bisa dimanfaatkan juga jika hasilnya bagus, Lahan kita yang sempit tersebut tentunya memiliki fungsi multiguna antara lain yaitu; 
1.   Selain untuk penghijauan, tentunya menambah estetika yang bagus
2.   Salah satu bentuk penyaluran hobi, baik untuk ditanami bunga ataupun sayur-sayuran
3.   Timbulnya rasa bangga jika mampu memanen dan mengkonsumsi sayuran yang ditanam sendiri ;
4.   Diperolehnya sayuran organik yang terjamin kebersihan dan mutunya, karenabebas dengan pestisida
Jadi tidak ada salahnya bila kita dapat memanfaatkan lahan pekarangan kita untuk berkebun.Selain memberikan nilai tambah baik secara ekonomi maupun psikologis, tanamansayuran pun mempunyai nilai estetis sendiri bagi penataan halaman rumah.
Untukmenanam sayuran dipekarangan tersebut, langkah pertamanya siapkan lahan yang ada. Banyak sedikitnya tanaman yang akan dikembangkan dipekarangan disesuaikandengan luas lahan yang ada. Bila sebagian besar pekarangan belum disemen, maka tentu akan memberikan ruang lebih banyak bagi areal pertanaman. Namun bila lahan yang tersisa hanya seperempat atau hanya seperdelapannya saja, dapat digunakan pot ataupun  tempat lain seperti polibag, ember bekas, batang bambu, pipa PVC sebagai tempat media tanam. 
Setelah lahan dan jenis tanaman telah siap, maka dapat dipersiapkan media semai (untuk tanaman yang harus disemai dahulu) dan media tanam dengan pemupukan dasar yang disesuaikan anjuran, benih, kompos atau media organik bisa dibeli ditoko pertanian murah dan komplit jika memang tidak mau repot
Pemeliharaan tanaman yang meliputi penyiraman, pembersihan gulma, pemupukan dan lain-lain dapat dilakukan sesuai jenis tanaman karena antara satu jenis tanaman dengan yang lain berbeda perlakuannya. Dengan lokasi tanam yang berada disekitar rumah, otomatis penanganan pemeliharaan tanaman akan lebih intensif.
Kegiatan panen pun dapat dilakukan sesuai dengan umur panen masing-masing. Tanaman yangberumur pendek seyogianya segera ditanam ulang dengan tanaman lain sehingga pekarangan kita tetap asri dan terawat.
Meskipun budidaya pekarangan  hanya dilakukan dalam skala kecil dan tidak ditujukan mencari keuntungan, namun jika diusahakan dengan intensif maka hasilnya dapat dipetik setiap hari untuk kebutuhansendiri.Dengan demikian, kebutuhan gizi keluarga terutama untuk sayuran segarlebih terjamin. Semoga pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman sayuran ini dapat diaplikasikan oleh masyarakat secara umum dalam rangka memenuhi kebutuhan sayuran keluarga dan membuat rumah lebih asri. (Disarikan kembali dr sumber Diperta Jabar bertanam sayuran dipekarangan rumah )




No comments:

Post a Comment